Showing posts with label windows. Show all posts
Showing posts with label windows. Show all posts
Monday, December 26, 2016
Cara Membuat Partisi Manual Untuk Sistem Dual Boot Ubuntu dan Windows 7
Cara Membuat Partisi Manual Untuk Sistem Dual Boot Ubuntu dan Windows 7

Tutorial - Kali ini kami akan sampaikan langkah demi langkah cara menginstal Ubuntu 10.10 bersama Windows 7 dalam satu hardisk. Bagi pengguna yang belum pernah sama sekali melakukan instalasi sistem Linux, pemahaman dan pengetahuan yang belum cukup akan berpotensi membahayakan data dan sistem yang telah ada. Jika Anda termasuk orang yang baru pertama kali menginstal Ubuntu, kami sangat menyarankan untuk mencermati dengan sungguh-sungguh, sehingga risiko yang mungkin terjadi jika Anda melakukan kesalahan akan dapat dihindari seminimal mungkin.
Sebagai tahap persiapan, yang perlu Anda lakukan adalah membackup semua data dan file-file penting kedalam media penyimpanan lain (CD/DVD ataupun flashdisk) kecuali jika Anda merasa yakin tidak akan melakukan kesalahan sekecil apapun.
Setelah data-data dan file penting Anda amankan, kita akan memulai dengan menyusun partisi hardisk yang diperlukan untuk sistem dual boot nanti.
Dalam contoh ini kami menggunakan sebuah hardisk berkapasitas 40GB dan telah kami instal sistem Windows 7 dalam drive C berlabel "Lab" dan sebuah partisi berisi data (drive D) berlabel "Data".
Perlu Anda ketahui, meskipun Window 7 mengenali hardisk kami memiliki dua drive (C dan D) namun kenyataanya terdapat tiga partisi dalam hardisk tersebut. Susunan ketiga partisi tersebut adalah:
- Partisi pertama, kapasitas lebih kurang 100MB. Dikenali oleh Ubuntu sebagai /dev/sda1 namun oleh sistem Windows 7 tidak ditampilkan (hidden). Partisi ini merupakan partisi tempat bootloader Windows 7 diinstal.
- Partisi kedua, kapasitas lebih kurang 20.51GB. Dikenali oleh Ubuntu sebagai /dev/sda2, oleh sistem Windows 7 dikenali sebagai drive C berlabel "Lab" tempat sistem Windows 7 diinstal.
- Partisi ketiga, kapasitas lebih kurang 19.39GB. Dikenali oleh Ubuntu sebagai /dev/sda3, oleh Windows 7 dikenali sebagai drive D berlabel "Data" yang merupakan tempat kami penyimpanan data-data.

Aplikasi Disk Management akan dijalankan. Anda dapat melihat pada gambar dibawah, pada hardisk kami yang berkapasitas 40GB (Disk 0) terdapat tiga partisi primer berformat NTFS...

Kami merencanakan untuk menginstal Ubuntu 10.10 pada partisi ketiga (/dev/sda3 atau drive D) yang sebelumnya berisisi data. Untuk menginstal Ubuntu partisi tersebut akan kami hapus dan memecahnya menjadi tiga partisi baru yaitu partisi "swap", partisi "/" dan partisi "/home".
Baiklah.. tak perlu berpanjang lebar lagi, kita akan memulai menginstal Ubuntu 10.10 bersama Windows 7 dalam sebuah hardisk.
Masukkan CD/DVD instalasi Ubuntu 10.10 kedalan CD/DVD drive lalu restart komputer untuk membootingnya melalui CD Ubuntu 10.10. Jika Anda belum memiliki Intaller Ubuntu 10.10, silahkan download disini lalu burning file iso yang Anda dapatkan dengan aplikasi pembakar CD seperti Nero, CDburnerXp, Roxio atau yang lainnya...

Tunggulah beberapa saat hingga Ubuntu selesai diload dan ditampilkan layar instalasi...

Dalam contoh ini, kita akan menjalankan Ubuntu 10.10 sebegai Live CD dan akan melakukan proses penginstalan melalui desktop Live CD Ubuntu. Hal itu dimakasudkan untuk memastikan bahwa semua perangkat yang ada pada komputer telah dikenali dengan baik dan CD/DVD installer Ubuntu dapat dijalankan dengan sempurna.
Pada layar instalasi, pilih bahasa yang ingin digunakan lalu klik tombol "Try Ubuntu" untuk menjalankan Ubuntu 10.10 sebagai Live CD. Tunggulah beberapa saat hingga desktop Ubuntu selesai dimuat....

Pada desktop tersebut, klik ganda pada ikon "Instal Ubuntu 10.10". Ubiquity akan segera dijalankan. Pilih bahasa yang ingin digunakan lalu klik tombol "Forward"...

Persiapan menginstal Ubuntu. Installer akan memeriksa ketersediaan perangkat, jika koneksi internet tersedia, pada langkah ini Anda dapat memilih mengaktifkan update otomatis untuk driver perangkat keras dan juga menginstal software pihak ketiga. Namun jika itu Anda lakukan, proses instalasi akan berjalan lebih lama, untuk saat ini, kami sarankan untuk tidak mengaktifkan pilihan-pilihan tersebut. Klik "Forward" untuk melanjutkan ke langkah berikutnya...

Mengalokasikan ruang hardisk. Pada gambar di bawah nampak bahwa Ubuntu 10.10 mendeteksi keberadaan sistem lain dalam hardisk, sehingga opsi "Install alongside other opersting systems" dikatifkan. Karena kita akan menyusun partisi secara manual, maka silahkan pilih opsi ketiga "Specify partitions manually (advenced)" lalu klik "Forward"...

Pada langkah ini berhati-hatilah saat memilih partisi yang akan digunakan untuk menginstal Ubuntu. Kesalahan dalam memilih partisi akan menyebabkan data atau file penting lainnya HILANG/TERHAPUS dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN lagi. Anda perlu menyesuaikan dengan kondisi hardisk yang Anda gunakan (jangan sampai salah). Pada contoh ini, kami meilih /dev/sda3. Kalau Anda sudah yakin bahwa partisi yang dipilih adalah benar, klik tombol "Delete" untuk menghapus partisi tersebut...

Beberapa saat kemudian Anda akan mendapatkan sebuah ruang kosong, pilih ruang kosong tersebut lalu klik "Add"...

Dalam jendela "Create partition" pada bagian menu dropdown "Us as:" pilih "swap area". Pada "New partition size....:" masukkan nilai dalam satuan megabyte, pada contoh ini kami memasukkan nilai "1024" setara dengan 1GB. Klik "OK" untuk membuat partisi swap dengan kapasitas sesuai dengan yang Anda ingnkan...

Pilih ruang kosong yang masih ada lalu klik "Add". Dalam jendela "Create partition" pilih "Logical" pada bagian "Type for the new partition:". Pada bagian menu dropdown "Us as:" pilih "Ext4 journaling filesystem". Pada menu "Mount point:" plih "/". Pada "New partition size....:" masukkan nilai dalam satuan megabyte, pada contoh ini kami memasukkan nilai "10240" setara dengan 9.4GB. Klik "OK" untuk membuat partisi "/" dengan kapasitas sesuai dengan yang Anda inginkan...

Pilih ruang kosong yang masih tersisa lalu klik "Add". Dalam jendela "Create partition" pilih "Logical" pada bagian "Type for the new partition:". Pada bagian menu dropdown "Us as:" pilih "Ext4 journaling filesystem". Pada menu "Mount point:" plih "/home". Pada "New partition size....:" masukkan nilai dalam satuan megabyte, pada contoh ini kami memasukkan nilai "9558" setara dengan 8.8GB atau seberapapun ruang kosong yang masih tersedia. Klik "OK" untuk membuat partisi "/home" dengan kapasitas sesuai dengan yang Anda inginkan...

Tabel partisi pada hardisk kami akan terlihat seperti gambar berikut ini....

Silahkan periksa di bagian bawah pada "Boot loader". Pastikan "Device for boot loader installation" yang dipilih adalah "/dev/sda" (lihat gambar) bukan /dev/sda1 atau yang lainnya. Ini artinya kita akan menginstal Grub sebagai boot loader Ubuntu pada MBR hardisk...

Jika semua telah dirasa cukup klik "Install" untuk memulai proses instalasi Ubuntu 10.10...
Peringatan: Pada langkah ini partisi hardisk yang telah disusun akan diformat dan semua data yang tersimpan didalamnya akan DIHAPUS dan TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN lagi.
Dalam jendela dimana Anda berada, masukkan tempat Anda berada atau pilih lokasi pada peta bumi yang ditampilkan lalu klik "Forward"....

Pada jendela Keyboard layout, sebaiknya biarkan dalam pilihan default, klik "Forward" untuk melanjutkan....

Dalam jendela Siapa Anda, silahkan masukkan informasi yang sesuai pada masing-masing kolom berikut, isi "Your name:" dengan nama asli Anda, "Your computers name:" akan terisi secara otomatis namun Anda dapat menyesuaikannya, "Pick a username:" masukkan nama yang akan digunakan sebagai username pada saat login, masukkan password pada "Choose a password" lalu masukkan kembali pada "Confirm your password". Pada opsi di bawahnya, Anda dapat memilih untuk login secara otomatis dengan memilih opsi "Log in Automatically" atau biarkan saja kedua opsi tersebut sesuai default nya, klik "Forward" untuk melanjutkan....

Silahkan Anda bersantai sejenak dan biarkan Ubiquity menyelesaikan tugasnya. Ini akan membutuhkan beberapa waktu bergantung pada spesifikasi komputer yang Anda gunakan...

Stelah proses instalasi selesai akan ditampilkan dialog "Installation Complete", Klik "Restart Now" untuk mereboot komputer...

CD/DVD installer akan dikeluarkan, ambil CD/DVD tersebut lalu tekan enter. Tunggulah beberapa saat hingga komputer dinyalakan lagi dan Anda akan mendapatkan menu boot loader Ubuntu "Grub"... Tekan enter untuk menjalankan sistem Ubuntu 10.10 yang baru saja Anda instal....

Tunggulah sebentar, layar GDM tempat Anda login ke sistem akan ditampilkan. Masukkan username dan password lalu tekan enter atau klik tombol "Log In"....

Desktop Ubuntu 10.10 yang cantik telah siap Anda gunakan....

Anda dapat memeriksa menggunakan Nautilus, partisi sistem Windows 7 dapat dimount dan Anda dapat melihat sebuah hardisk dengan label "Lab" lengkap dengan isinya...

Karena kita menggunakan dual boot mode, kini saatnya untuk mencoba masuk ke sistem Windows 7. Silahkan restart komputer....

Tunggulah beberapa saat. Pada menu grub, pilih menu terakhir "Windows 7 (loader) (on /dev/sda1)" dengan cara menekan tombol panah ke bawah pada keyboard...

Windows 7 akan dijalankan. Anda dapat memeriksa kembali partisi hardisk yang digunakan sekarang. Klik start lalu pilih "Run", ketik "diskmgmt.msc" lalu tekan enter... kini tabel partisi pada hardisk kami akan terlihat seperti pada gambar berikut....

Sekarang Anda dapat mencobanya pada komputer Anda sendiri. Namun jang lupa pesan kami, AMANKAN dulu data dan file penting yang Anda miliki sebab semua data yang terhapus saat instalasi TIDAK DAPAT DIKEMBALIKAN lagi...
Selamat mencoba...
Go to link Download
Cara Membuat Shortcut Software Ke Dekstop Windows 8 8 1
Cara Membuat Shortcut Software Ke Dekstop Windows 8 8 1
Cara Mudah membuat Shortcut Software ke Dekstop Windows 8,- Bagi orang yang pernah menggunakan komputer pastinya tahu apa itu Shortcut, jika belum tahu mungkin pernah lihat tapi tidak tahu namanya. jika belum tahu seperti apa itu shortcut berikut saya jelaskan, Shortcut adalah sebuah duplikat dari file pembuka software yang biasanya terdapat pada layar dekstop. Shortcut ini bermanfaat sekali karena kita tidak perlu membuka folder untuk mencari software yang dicari karena kita bisa langsung membuka software dengan shortcut software yang ada di dekstop.
Atau jika belum jelas silahkan lihat ikon software, game atau apa saja yang ada di dekstop, itulah yang dinamakan Shortcut. biasanya shortcut yang ada di dekstop itu otomatis ada saat kita menginstall sebuah software atau game yang dimana saat kita menginstall pastinta kita akan diberi pemberitahuan untuk "Create Shortcut", jika kita centang pemberitahuan tersebut maka shortcut dari software atau game yang bersangkutan akan langsung ada jika selesai install. dan biasanya juga tanpa pemberitahuan shortcut tersebut langsung ada setelah install selesai.

Biasanya ada juga software yang setelah selesai di install tidak ada shortcut yang muncul di layar dekstop yang membuat kita harus melakukan cara manual agar shortcut tersebut bisa berada di dekstop. Sebenarnya cara membuat shortcut agar berada di dekstop caranya cukup mudah namun jika anda pengguna windows 8 khususnya windows 8.1 pasti ada sangat kesulitan mencari letak software itu berada, Nah bila anda kesulitan menemukan software yang akan dibuat shortcut pada dekstop disini saya akan memberikan tutorialnya. Ok langsung saja berikut tutorialnya.
Cara Membuat shortcut Software pada Windows 8/8.1
1. Pertama silahkan masuk ke masuk ke menu start windows 8/8.1 (Tekan Tombol Windows pada keyboard)
2. Kemudian silahkan cari softwarenya atau jika tidak menemukan software yang dicari silahkan klik tombol arah kebawah dipojok kiri bawah lalu carai software yang ingin diambil shortcutnya.
3. Sebagai contoh disini saya akan membuat shortcut software "Adobe After Effect", maka caranya tinggal klik kanan pada pada software akan diambil shortcutnya lalu Klik "Open file location".

4. Maka otomatis anda akan masuk ke folder dari software tersebut, langkah selanjutnya tinggal mengirim shortcut dari software tersebut ke layar dekstop caranya klik kanan pada softwarenya lalu pilih "Sent to" dan pilih "Dekstop (create shortcut)".

5. Dengan begitu otomatis shortcut dari software tersebut akan langsung ada di layar dekstop.
Itulah cara membuat shortcut software atau apa saja pada dekstop windows 8/8.1, sekian tips komputer yang dapat saya bagikan dan semoga berhasil.
Go to link Download
Thursday, December 22, 2016
Cara Membuat Leptop menjadi Hotspot untuk Windows 7
Cara Membuat Leptop menjadi Hotspot untuk Windows 7
Artikel saya kali ini akan membahas bagaimana Cara Membuat Leptop atau Notebook dan Netbook menjadi Hotspot. Dengan berbekal Leptop, Software dan sedikit keyakinan
. kita akan membuat Leptop atau Notebook dan Netbook menjadi Hostpot.
Dengan Membuat Laptop atau Notebook dan Netbook menjadi Hotspot kita dapat dengan mudah membuat jaringan wireless atau yang biasa disebut Hotspot dengan aman untuk saling terhubung dan sharing koneksi internet agar koneksi internet di laptop kita bisa dinikmati pula oleh teman-teman atau kerabat kita melalui laptop atau mobile device mereka yang support Wi-Fi.
Cara Membuat Laptop menjadi Hotspot
Software yang saya sebutkan di atas adalah Virtual Router Manager, software ini berjenis freeware alias gratis, bagi yang males cari software nya di google, saya sediakan link donlot nya langsung dari sumber nya. Download disini
Langkah langkah Cara Membuat Leptop menjadi Hotspot :
1. Instal Program Virtual Manager

Next terus aja sampai finishLangkah langkah Cara Membuat Leptop menjadi Hotspot :
1. Instal Program Virtual Manager
Kalo sudah finish penampakan software nya seperti ini :
2. Sebelum melangkah lebih lanjut Membuat Leptop atau Notebook dan Netbook menjadi Hotspot, sebaik nya Wireless di Enable kan dulu. Untuk settingan nya berbeda di setiap leptop. Dan saya berharap udah pada ngerti smua
Cara Membuat Laptop menjadi Hotspot
3. Selanjut nya menuju Open Network and Sharing Center4. Terus lanjut ke Local Area Connection >> Properties
5. Masuk ke tab Sharing, centang smua seperti pada gambar terus OK
6. Buka Virtual Router Manager
Network Name (SSID) : Nama Hotspot
Password : Isi yg mudah di ingat, kalo bisa kombinasi angka sama karakter
Shared Connection : Local Area Connection
Langkah selanjutnya klik start Virtual Router
7. Contoh yang sudah berhasil masuk Hotspot buatan tadi
Selamat mencoba Cara Membuat Leptop menjadi Hotspot
Go to link Download
Wednesday, December 21, 2016
Cara Membuat Installer Windows 8 di Flashdisk
Cara Membuat Installer Windows 8 di Flashdisk
Cara Membuat Installer Windows 8 di Flashdisk

Cara membuat installer Windows 8 di flashdisk tidak lah sulit untuk sekarang ini, mungkin dulu membuat installer tanpa software harus dengan command promt yang membuat pemula atau newbie kesulitan karena tidak mempunyai latar belakang programming.
Dengan Software ini anda hanya tinggal klik megikuti instruksi saja...
Baiklah tanpa basa-basi panjang lebar berikut Cara membuat installer Windows 8 di flashdisk
- Anda harus punya flashdisk minimal 4Gb (Wajib)
- File windows 8 harus dalam bentuk atau format ISO (Gunakan aplikasi imgburn untuk membuatnya)
- Download Windows 8 USB Installer Marker [ Disini ], setelah itu ekstrak dengan winrar
- Colokkan atau konekan USB/flashdisk ke PC atau laptop (Jika ada data di flashdisk maka pindahkan dulu, karena flashdisk akan di format)
- Jalankan Windows 8 USB Installer Marker

- Select a USB Drive adalah untuk memilih dimana letak flashdisk yang akan dijadikan installer
- Search ISO adalah cari file ISO (dimana anda meletakkan)
- Klik tombol Create dan tunggu beberapa saat sampai muncul pemberitahuan task complete
- USB Flashdisk siap digunakan
Jika ada yang ingin ditanyakan mari kita diskusikan disini...
Go to link Download
Cara Membersihkan Virus Win32 Sality di Windows 7
Cara Membersihkan Virus Win32 Sality di Windows 7
Selamat Pagi agan semua, kali ini saya akan posting tentang Bagaimana caranya membersihkan Virus Sality, mengapa saya posting tentang ini karena beberapa hari yang lalu saya kena virus sality selama 2 hari dan pada 2 hari tersebut sungguh sangat suram rasanya. Mengapa bisa terjadi? ini semua berawal ketika saya baru menginstal Windows XP di komputer saya, tapi sebelum saya instal anti virus saya tidak tahan ingin internetan tanpa mempedulikan keamanan komputer saya, setelah beberapa hari berlalu saya ingin menginstal antivirus MSE dan tidak bisa karena windows saya tidak aktif, ketika saya mau masuk ke REGEDIT ternyata tidak bisa ...Muncul tulisan "Registry editing has been disable by your Administrator" setelah itu saya coba memperbaikinya dengan mengotak-atik sedikit di gpedit.msc, nah untuk pertamanya sih jalan lagi tapi pas kedua kalinya ko tidak jalan lagi. Ada apa ini? saya berfikir ini pasti kena virus dan saya coba install anti-virus lain baik antivirus lokal dan antivirus global ternyata tidak bisa di instal sama sekali, saya kesal lalu komputer di instal ulang kembai
Setelah saya instal ulang ternyata masih tidak bisa, wah komputer saya sudah terinfeksi virus stadium 4 nih kayanya tapi saya masih penasaran dan menginstal ulang kembali dengan menggunakan Windows 7 dan ternyata hasilnya.... tetep ga berubah regeditnya ga bisa di akses sama sekali, selain itu juga banya aplikasi yang tidak bisa di buka atau di instal kecuali aplikasi yang ada di dalam rar, tapi di Windows 7 MSEnya bisa di instal tanpa harus aktivasi dulu windowsnya lalu tanpa pikir panjang langsung saya install itu MSE
Setelah MSE di install langsung saya update antivirusnya, setelah di update saya scan seluruh hardisk saya dan ternyata benar saja seperti perkiraan awal komputer saya terkena virus sality dan virus lainya tetapi lebih banyak virus sality dan saya langsung membersihkannya
Setelah di bersihkan akhirnya program-program di komputer saya bisa kembali di instal, tetapi ko REGEDIT nya masih tidak bisa di akses ya? oh ternyata regedit masih harus di betulkan secara manual haha
Cara membersihkan Virus sality di Windows 7:
1. Instal ulang Windows 7 anda {cara ini untuk memastikan bahwa sistem anda tidak terinfeksi}
2. Instal Microsoft Security Essential, bagi yang belum punya Download Disini
3. Setelah di instal, UpDate antivirusnya
4. Setelah di Update scan computer dengan pilih Full Scan untuk scan komputer secara keseluruhan
5. Setelah Seleuruh komputer di scan dan terdeteksi virusnya, Klik Clean untuk membersihkan virus
6. Setelah virus di bersihkan lalu Restrat Komputer anda
7. Setelah di restart komputer anda sudah bersih dari virus
8. Jika anda ingin mengaktifkan kembali Regedit, jalankan Run lalu ketik gpedit.msc masuk ke UserConfiguration>Administrative Templates>System lalu Double click Prevent access to registry editing
klik Disable > OK
selesai..
Sekian tips kali ini dari saya, semoga berhasil :D Assalamualaikum wr. wb
-Semoga Bermanfaat(^^,)-
Go to link Download
Friday, December 16, 2016
Cara membuat partisi pada Flashdisk Install Windows 7 menggunakan Flashdisk
Cara membuat partisi pada Flashdisk Install Windows 7 menggunakan Flashdisk





Warhammer 40k Dawn Of War Dark Crusade Game!
File Size:3.19GB
System Requirements!
- Windows Xp,7,Vista
- Ram: 256 MB
- Video Memory:32 MB
- Cpu:1.8GHz
- HDD:2.5 GB

Go to link Download
Subscribe to:
Posts (Atom)